
Peserta latsar dibekali dengan berbagai materi seperti ruang lingkup dan manajemen penanggulangan bencana, implementasi UU No. 24/2007 tentang peraturan penanggulangan bencana, teori dapur umum lapangan serta praktek posko, pertolongan pertama dan tendanisasi. Semua materi ini kemudian diaplikasikan oleh seluruh peserta latsar dalam sebuah simulasi bencana pada acara penutupan yang dihadiri oleh Ketua STKS Bandung beserta seluruh pejabat struktural dan beberapa tamu undangan.
Kegiatan Latsar PB bagi mahasiswa baru tahun akademik 2010/2011 ini secara resmi ditutup oleh Kepala Bagian Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan (BAAK), Drs. H. Idit Supriadi Priatna, M.Si. Dalam sambutannya beliau menyampaikan bahwa kegiatan Latsar PB ini disamping sebagai salah satu prasyarat untuk mengikuti Ujian Akhir Program Studi pendidikan di STKS Bandung, juga merupakan bentuk tanggung jawab STKS dalam meningkatkan kesiapsiagaan mahasiswa dalam penanggulangan bencana baik pada kondisi tidak terjadi (pra bencana), tanggap darurat mau pun pasca bencana. Penyelenggaraan latsar ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mahasiswa dalam penanggulangan bencana, baik mitigasi bencana mau pun penanganan korban bencana dalam perspektif pekerjaan sosial. Kegiatan ini kemudian diakhiri dengan pengukuhan peserta Latsar PB menjadi anggota TAGANA STKS Bandung angkatan IV oleh Direktur Bantuan Sosial Korban Bencana Alam, Direktorat Jenderal Bantuan Jaminan Sosial, Kementerian Sosial RI, Drs. Andi Hanindito, M.Si.
0 komentar:
Posting Komentar