Ilmuwan besar dunia Albert Einstein sejak lama diduga menganut Judaisme, agama kaum Yahudi. Namun, ada klaim yang menyatakan ilmuwan nyentrik itu sebenarnya adalah Muslim. Mana yang benar? Klaim yang beredar di blog-blog Tanah Air ini menyebutkan adanya dokumen rahasia yang berisi surat-surat Einsten. Surat tersebut menunjukkan, ilmuwan kelahiran Jerman penemu teori relativitas ini, menganut Islam Syiah Imamiyah.
Telisik dari laporan situs mouood.org, pada 1954, Einstein menyurati marji besar Syiah kala itu, Ayatollah Al Udzma Sayid Hossein Boroujerdi. “Setelah berkorespondensi dengan anda, saya menerima agama Islam dan mazhab Syiah 12 Imam,” tulis Einstein. Einstein menjelaskan, Islam lebih utama ketimbang agama lain. Serta menyebutnya paling sempurna dan rasional. Ia bahkan menyatakan seluruh dunia takkan mampu membuatnya kecewa terhadap Islam maupun meragukannya.
Latest Article Get our latest posts by subscribing this site
AGAMA ALBERT EINSTEIN, SEORANG YAHUDI ATAUKAH MUSLIM SYIAH?
Posted by Fachri HS
Posted on Sabtu, Oktober 29, 2011
with No comments
THE PERFECT HOUSE: RASA BARU FILM NASIONAL
Posted by Fachri HS
Posted on Sabtu, Oktober 29, 2011
with No comments

Apa yang pertama kali ada di benak Anda saat melihat atau mendengar judul film “The Perfect House”? Film Hollywood? Drama keluarga? Maaf Anda salah. Ini bukan keduanya.
“The Perfect House” merupakan film thriller psikologis. Kalau pecinta film di Indonesia sudah kenyang dengan film bertema hantu lokal, ini rasa baru! Film ini seakan menjadi oase di tengah keringnya dunia perfilman nasional akan film-film layar lebar yang berkualitas.
Film ini ternyata sudah lebih dulu dipertontonkan di luar negeri, seperti di Pasar Film Hongkong, Screen Singapore dan Festival Film Cannes. Film ini juga tayang pertama kali di Puchon International Fantastic Film Festival bulan Juli lalu di Korea.
“The Perfect House” memiliki tiga tokoh penting. Julie (Cathy Sharon), Madam Rita (Bella Esperance) dan cucunya, Januar (Endy Arfian).
Julie, seorang guru privat bagi anak-anak dengan keterbelakangan mental, tidak menyadari hidupnya akan berubah ketika dia kedatangan Madam Rita. Guru privat Januar sebelumnya, Lulu, tiba-tiba saja menghilang.
TNI-POLRI UNJUK KEMAMPUAN ANTI TEROR
Posted by Fachri HS
Posted on Jumat, Oktober 28, 2011
with 1 comment
Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menggelar latihan penanganan aksi terorisme bertajuk 'Waspada Nusa III' 2011 di beberapa tempat, Kamis (27/10). Dalam latihan tersebut disimulasikan beberapa situasi. Dalam latihan itu TNI-Polri juga memamerkan kemampuan dan perlengkapan yang dimiliki. (Foto oleh Jefri Aries untuk Yahoo! Indonesia)
NB: Klik Gambar untuk memperbesar.
NB: Klik Gambar untuk memperbesar.
Seorang personel pasukan anti teror dari kesatuan Satuan Penanggulangan Teror 81 (Sat-Gultor 81) Kopassus TNI-AD sedang bersiaga di depan Hotel Sultan Jakarta.
TIPS CARA MELINDUNGI FACEBOOK DARI ANCAMAN HACKER DAN DI BLOKIR OLEH ADMIN
Posted by Fachri HS
Posted on Kamis, Oktober 27, 2011
with No comments
TIPS CARA MENGAMANKAN FACEBOOK
1. Sembunyikan Alamat Email pada informasi akun anda
2. Bedakan password email dan password login facebook
Jika id facebook Anda dicuri dan diganti dengan email lain maka silakan saja akses email Anda dan cari email yang berjudul "Facebook Contact Email Change Notification" dan klik link panjang yang merupakan pembatalan perubahan email.
KALLA SANG JURU DAMAI YANG PEMBERANI
Posted by Fachri HS
Posted on Rabu, Oktober 26, 2011
with No comments
Bunga konflik antara dua komunitas dengan dalih SARA di Poso dan Ambon sedang menyala dan membara. Kedua belah pihak seolah mendapatkan license to kill untuk menghabisi lawan. Tiga tahun sudah konflik berlangsung, namun titik jeda, apalagi titik akhir, tak sedikit pun menampakkan harapan. Korban berjatuhan, tentu saja di kedua belah pihak, pemerintah, dan pihak-pihak yang sama sekali tidak ikut dalam pertikaian. Perseteruan keduanya malah kian panas.
Berbagai ikhtiar telah dilakukan. Rupa-rupa pendekatan telah diterapkan. Bunga api konflik ternyata tak juga padam. Jusuf Kalla tidak ingin lagi berseminar mencari akar soal. Ia tak berkehendak lagi menghabiskan waktu menemui tokoh ini dan tokoh itu untuk bertukar pandang dan bertukar siasat.
Tengah malam, ia meminta saya datang di kediamannya.
“Hamid, ini konflik adalah soal neraka dan surga. Kita harus menghentikan cara berpikir ini. Harus dibalikkan, Hamid, cara berpikir mereka,” tegas Kalla.





